Tolak Omnibuslaw, Ratusan Mahasiswa Padati DPRD Pamekasan

0
204

Pamekasan, Bongkar86.com – Dalam upaya menolak omnibuslaw, Mahasiswa dari berbagai kampus di Pamekasan memadati gedung DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur. Kamis, (8/10/2020).

Ratusan mahasiswa tersebut, menuntut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten menyampaikan aspirasinya dalam menggagalkan omnibuslaw.

“Kita datang kesini bukan untuk diskusi panjang. Karena mahasiswa se Nusantara sudah sepakat, bahwa DPR harus menggagalkan undang-undang omnibuslaw,” kata salah satu korlap aksi dari atas mobil pick up.

Aksi tersebut dimotori oleh organisasi ekstra yang ada di beberapa kampus di Pamekasan. Terlihat bendara organisasi-organisasi besar seperti bendera PMII dan GMNI berkibar diantara bendera merah putih yang dibawa massa aksi.

Dari atas mobil pickup yang membawa sound sistem, terlihat beberapa mahasiswa berdiri dan berganti memegang mikrofon untuk melakukam orasi di depan DPRD dan massa aksi.

“Selama ini kita, dikibulin oleh DPRD untuk melakukan PSBB Covid-19. Tapi ternyata dibalik itu semua kita banyak kecolongan dengan disahkannya undang-undang yang dapat menyengsarakan rakyat dan buruh,” lanjut korlap aksi lainnya.

Untuk diketahui, ratusan massa aksi tersebut mengawali demontrasinya dengan longmarch dari monomen arek lancor hingga kantor DPRD Pamekasan, dengan menyangikan lagu-lagu perjuangan mahasiswa.

Sementara di depan kantor DPRD Pamekasan, ratusan massa aksi tersebut disambut oleh puluhan aparat kepolisian dan TNI yang berjajar di de pintu pagar. Hingga berita ini ditulis belum ada komentar dari anggota DPRD Pamekasan.(bay/sib/rest)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here