TKI Asal Sampang Pulau Madura Tewas Terbakar di Negeri Jiran Malaysia

0
725

Sampang, Bongkar86.Com – Hammad 47 tahun,TKI asal warga Desa Sawah Tengah Kecamatan Robetal, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur. Tewas terbakar di pengongsiannya yaitu di Negara Malaysia akibat kompor Gas Elpiji. Selasa. 27/03/2018.

Sumina (36) yang merupakan adik kandung korban (Hammad) saat di konfermasi ke rumahnya di Desa Sawah Tengah Kecamatan Robeta Sampang, Pihaknya kalau kakak kandungnya yang bekerja di Negeri Jiran Malaysia meninggal akibat terbakar.

” Ya mas betul kakak saya Ahmad meninggal terbakar di Negeri Jiran akibat kompor Gas Elpiji yang ada di dalam tempat pengongsiannya meletus.

Menurut Sumina kakaknya ( Hammad ) sudah 2 tahun menjadi Tenaga kerja indonisia.TKI, di Negeri Jiran Malaysi sebagai kuli bangunan di Negeri tersebut.

“Namun nasib Ahmad tidak semujur yang iya cita-citakan. Sebab Ahmad yang merupakan tulang punggung keluarganya di Indonesia khususnya di Pulau Madura Kabupaten Sampang telah meninggal dunia pada hari minggu, tanggal 26 Maret 2018, malam hari sekitar Jam 10:33 wib.di Negeri Jiran Malaysia.

Sumina menceritakan tentang kakaknya (Ahmad) sebelum meningga, saat Ahmad berada ditempat kerjanya di Negeri Jiran Malaysi. Sebelumnya seperti biasa Ahmad beserta teman seprovisinya tinggal di tempat yang biasa mereka tempati yaitu dipengungsian yang disebut kata orang Malaysi adalah tempat Kongsi yang merupakan tempat istirahat dan juga di jadikan tempat tinggal sementara di sekitar tempat ia bekerja.

“Sehingga Ahmad ( korban ) bersama teman-temannya para TkI ditinggal ditempat tersebut oleh ketua kelompok yang biasa disebut Cukong atau Tokek. Namun na’as tempat tingkal (kongsi) tersebut yang mereka tempati tiba-tiba terbakar yang disebabkan dari kompor Gas Elpiji.

Dengan kejadian ini yang menimpah adik kami (Ahmad) sebelumnya kami tidak percaya kalau Ahmad meninggal akibat terbakar, karana minggu yang lalu dia (Ahmad) masih telepon kami dari Malaysi, tanyak kabar keberadaan keluarga di sini (Madura) dan kami juga tanyak kabar Ahmad di sana ( malaysia ).

“Dalam telponnya( Ahmad red ) pesan dia yang terakhir supaya suruh bersabar dan karana kakak masih belum ngasih kiriman uang ke adik di( Madura). imbuhnya.(lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here