Terkesan diabailan Pemerintah, Akses Transportasi Penghubung 4 Desa di Pamekasan di Tutup Tumpukan Meterial Pasir

0
292

Pamekasan, Bongkar86. Com – Lantaran Pemerintah Daerah terkesan mengabaikan persoalan halan rusak, Akses transportasi penghubung 4 desa di Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sejak beberapa hari yang lalu hingga saat ini, Rabu 15 Aguatus 2018, ditutup dengan tumpukan material berupa pasir oleh masyarakat setempat. Akibatnya, akses perekonomian dan pendidikan sekitar, lumpuh total.

Menurut Samhari, salah satu tokoh pemuda warga setempat mengatakan, tumpukan material berupa pasir di jalan penghubung 4 desa yang merupakan akses vital perekonomian dan pendidikan masyarakat setempat sengaja dibuat atau dilakukan masyarakat setempat lantaran pemerintah terkesan tutup mata dengan rusaknya jalan tersebut yang tak kunjung segera diperbaiki.

Padahal menurutnya, akses transportasi penghubung 4 desa yakni, desa ponjenan timur, desa ponjenan barat, desa lesong laok dan desa batu bintang yang merupakan jalan kabupaten itu sebelumnya pada 2017 lalu telah di dengungkan oleh pihak tokoh pemuda desa setempat kepada pemkab pamekasan agar segera memperbaikinya. Namun, upayanya tersebut terkesan terabaikan.

“Kami atas nama penggerak tokoh pemuda di 4 desa itu memang sebelumnya pada 2017 lalu sudah mendatangi dinas terkait pemkab pamekasan dengan tujuan meminta agar akses transpirtasi itu segera diperbaiki karena menurut kami itu sudah masuk ke kategori urgen,” kata Samheri, tokoh pemuda setempat, Rabu (15/08/2018).

Samhari, salah satu tokoh pemuda

Samheri menambahkan, karena upayanya itu belum segera ditindaklanjuti, maka akses transportasi itu segaja ditutup dengan material berupa pasir dengan tujuan agar pemerintah segera mengatasi masalag tersebut.

“Mengenai tumpukan material pasir yang kami jadikan sebagai penutup jalan itu memang segaja dibuat, karena upaya yang kami lakukan kepada pihak pemerintah terkesan di abaikan. Dengan begitu, kami yakin pemerintah akan memilih untuk segera memperbaikinya,” Imbuhnya.

Sementara itu, akibat penutupan akses transportasi penghubung 4 desa dengan material berupa pasir itu, banyak masyarakat pengguna jalan mengeluh lantaran aktifitasnya terkendala.

“Ya kami memang merasa aktifitas kamu sangat terganggu dengan adanya penutupan jalan dengan tumpukan pasir sepanjang ratusan meter tampa ada tanda himbauan untuk tidak melintasi jalur tersebut,” terang Halik, sorang salesman pengguna akses transportasi di jalur tersebut. (Nang/Apo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here