SDN II Bancamara Giliyang Kecamatan Dongkek Disegel, Proses Belajar Mengajar Dilakukan Di Dalai Desa

0
692
Proses kegiatan belajar mengajar di SDN 2 Bancemara di balai Desa

Sumenep, Bongkar86. Com – Menindak lanjuti pemberitaan sebelumnya, terkait penyegelan gedung sekolah oleh seorang warga yang mengaku sebagai ahli waris tanah. Dan sampai saat ini masih belum ada titik temu kesepakatan antara pihak sekolah SDN II Bancamara Giliyang Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, Dengan Munahyon, warga yang mengaku ahli waris.

Seperti yang dikhawatirkan semalam, permasalahan tersebut ber efek negatif pada proses kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Tampak terlihat saat ini puluhan siswa dari SDN II Bancamara tengah melakukan proses belajar mengajar di pendopo Balai Desa Bancamara Giliyang, Kecamatan Dungkek, Sumenep, Selasa 18 September 2018.

Dari penuturan seorang warga sekitar sekolah, pihak sekolah dirasa tidak akan bisa mengatasi masalah tersebut, Munahyon lakukan penyegelan juga berdasarkan pada bukti-bukti kepemilikan tanah. “Pihak Pemerintah Kabupaten Sumenep harus turun ke lapangan guna menyelesaikan masalah tersebut,” ujarnya. Selasa 18/9/2018.

Munahyon menjelaskan, penyegelan tersebut dilakukan dengan tidak asal-asalan, beliau mengantongi sejumlah bukti-bukti terkait kepemilikan sah tanah tersebut. Ada surat pernyataan tentang ahli waris tanah yang menyatakan tanah yang berlokasi di Desa Bancamara Giliyang, dengan Nomor Kohir 1096, Persil No 44 Klas I-d dengan luas sekitar 0162 Ha tertulis kepemilikannya atas nama Bakin dan Munahyon adalah ahli waris nya. Dan surat pernyataan tersebut diketahui dan ditandatangani oleh Moh Alwi S. Pd.i sebagai Kepala Desa Bancamara.

Media ini juga sempat menyambangi Kantor Dinas Pendidikan Sumenep guna lakukan konfirmasi terkait masalah tersebut. Namun Kepala Dinas, Shadik belum bisa dikonfirmasi dikarenakan masih lakukan pertemuan bersama Kabid nya. ( And/Apo ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here