Sambut HKN Ke 54, Dinkes Sumenep Benahi Fasilitas Kesehatan Di Pulau Giliyang

0
320
Bupati A. Busyro Karim bersama Ny. Nurfitriana Busyro di dampingi Kadis Kesehatan dr. Fatoni resmikan Posko kesehatan dipulau Giliyang

Sumenep, Bongkar86. Com – Dalam rangka menyambut HKN Ke 54, Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, lakukam pembenahan fasilitas kesehatan di salah Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten setempat.

Sedangkab salah satu fasilitas kesehatan yang sudah mulai dibenahi yaitu dengan dibangunnya Puskesnas Pembantu (Pustu), Pemerintah bertujuan dengan adanya Pustu tersebut guna memberikan pelayanan yang mudah terhadap masyarakat dan juga kepada Wisatawan yang berkunjung.

“Tidak Ada lain tujuan adanya Pustu ini agar masyarakat dan para wisatawan yang datang lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan apabila membutuhkan pelayanan,” kata Bupati Sumenep A. Busyro Karim. Senin (12/11/2018)

Selain itu pula untuk menghindari Ogsigen di Pulau Gili Iyang dari polusi udara Pemerintah Sumenep memberikan fasilitas Ambulance dengan menggunakan Becak.

Lumrahnya jika Ambulance di tempat lain menggunakan Mobil tapi jika disini harus menggunakan fasilitas yang tidak menimbulkan polusi udara. “Solusinya iya hanya satu yaitu menggunakan Becak,” jelasnya.

Busyro juga berharap agar masyarakat di Pulau tersebut lebih memperhatikan lagi pulau yang memiliki kandungan Ogsigen tersebut dan harus selalu menjaga agar Ogsigen di pulau tersebut tidak berpolusi.

“Kita semua harus saling menjaga agar Ogsigen di Pulau ini tidak berpolusi, sehingga hal tersebut bisa memberikan kenyamanan kepada orang-orang yang datang berkunjung,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Ahmad Fatoni menyatakan, Fasilas kesehatan (Pustu) di pulau Gili Iyang memberikan pelayanan selama 24 jam, sehingga kapanpun masyarakat membutuhkan pelayanan langsung bisa datang ke Pustu Tersebut.

Sedangkan untuk tenaga Midis yang berada di tempat tersebut pihak dinas sudah menyiapkan seorang Perawat dan dua orang Bidan. Nantinya itu difusngsikan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat untuk melakukan pemerikasaan kesehatan.

Pihaknya juga merencakan akan mendatangkan Dokter secara berkala ke pulau tersebut. “Penanganan kesehatan di Pustu itu seperti korban kecelakaan laut dan gangguan jantung, sebab peralatannya sudah lengkap.” pungkasnya.( Rena/Afi/Apo ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here