Presiden Meminta Dua Minggu ke Depan Angka Covid-19 di Jatim Ada Penurunan

0
71
Foto: Presiden Joko Widodo

Surabaya, Bongkar86.com – Presiden Joko Widodo meminta agar dalam dua minggu ke depan angka Covid-19 di Jawa Timur harus bisa ada penurunan. Kamis, 25/06/2020.

“Ini penting agar bisa masuk ke dalam tatanan normal baru dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa”, kata Presiden Jokowi di Gedung Negara Grahadi Surabaya berkaitan dengan kunjungan Presiden meninjau penanganan Covid-19 di Jawa Timur.

Presiden Jokowi dalam pengarahannya di depan para petinggi Muspida Tingkat I Provinsi Jawa Timur menekankan ada beberapa poin yang harus diperhatikan dalam penanganan Covid-19.

Diantaranya pertama memiliki perasaan yang sama, bahwa Indonesia sedang menghadapi krisis kesehatan dan ekonomi.

Masyarakat juga demikian, lanjut Presiden jangan menganggap situasi ini normal, sehingga ke mana-mana tidak menggunakan masker. Oleh sabab itu kepala daerah harus terus mengingatkan kembali.

Presiden mengingatkan kepada seluruh instansi pemerintahan untuk bekerja sama dalam menangani Covid-19. Di sisi lain tes massif, pelacakan, isolasi hingga treatmen harus terus dilakukan, dengan jumlah yang lebih banyak.

Ketiga, apabila Covid-19 terkendali dan masuk ke new normal, maka harus ada prakondisi terlebih dahulu. Jangan langsung dibuka. Cari waktu yang tepat. Kabupaten mana dulu, kota mana dulu dan sektor mana dulu yang harus dibuka. Bukan langsung semua.

Keempat, mengajak tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat. Misalnya keharusan mengenakan masker dan mencuci tangan, ini terus diulang-ulang..

Kelima, meminta kepada Gubernur dan Bupati atau Walikota agar dalam membuat kebijakan terkait Covid-19, merujuk data science dan pakar epidemiologi. Jangan membuat kebijakan tanpa mendengarkan saran dari para pakar.

Keenam, meminta kepala daerah menyiapkan alternatif strategi penanganan agar betul-betul siaga dalam menghadapi situasi yang tidak terduga.

“Siapkan planning A, B dan C-nya dan teruslah hati-hati karena di Jawa Timur yang terpapar Covid-19 sudah hampir mendekati 10 juta kasus yang positif. Jangan sampai kita ikut terseret dalam angka-angka yang besar”, tegas Presiden Joko Widodo.(icha/apo/rest)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here