Polres Sumenep Terus Kembangkan Proses Hukum Kasus Pencabulan di Giliyang

0
282
Foto: Kasat Reskrim Polres Sumenep AKP Tego S

Sumenep, Bongkar86. Com – Lantaran ada dugaan tersangka baru dalam kasus pencabulan yang menimpa berinisial S warga Dusun Baru, Desa Benraas, Kecamatan Dungkek Sumenep, Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, Madura Jawa Timur, terus melakukan pengembangan proses hukum.

Sebelumnya, dugaan pencabulan tersebut dilakukan oleh tersangka Kiai Gufron (45) selaku Ketua Yayasan tempat S Sekolah.

Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Tego S mengakui jika sebenarnya dari awal proses hukum pencabulan yang menimpa korban (S) memang ada dua tersangka yang dilaporkan.

“Untuk pertama kali yang kita tindak lanjuti yang Pak Kiai Gufron (45) itu,” katanya, Sabtu (09/11/2019).

Sementara pihaknya menegaskan untuk pelaku yang lain akan tetap dilakukan proses hukum dalam waktu dekat, meskipun terdengar kabar si pelaku yang diketahui berinisial A sudah berdamai dengan korban.

“Meskipun si pelaku yang lain damai dengan pihak korban, proses hukum akan tetap kami lanjutkan, karena hal itu tidak akan menghapuskan Pidananya,” tegasnya.

Sedangkan untuk proses perdamaian yang dilakukan tersangka A hal itu hanya meringankan proses di persidangan.

“Kami tidak akan main-main menangami setiap kasus kriminal, proses hukumnya tetap akan kami lanjutkan,” pungkasnya.(naf/apo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here