Peredaran Narkoba di Wilayah Hukum Polres Sumenep Memprihatinkan

0
567
AKP Sutrisno Kasat Satnarkoba Polres Sumenep

Sumenep, Bongkar86. Com – Angka peningkatan terhadap peredaran Narkoba di Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur. Bisa dikatakan sudah mulai cukup memprihatinkan.

Sementara untuk tahun 2018, terhitung dari januari sampai juni, angka peningkatan kasus narkoba sudah 50% naik dibanding tahun kemaren. Berbagai upaya akan dilakukan Satreskoba Polres Kabupaten Sumenep guna memutus mata rantai peredaran narkoba di Sumenep.

AKP Sutrisno selaku Kasat Reskoba Polres Sumenep menjelaskan, melihat dari hasil pengungkapan kasus, Sebenarnya untuk Kabupaten Sumenep tidak ada bandar gede atau besar, rata rata mereka hanyalah kurir, pengecer dan para pengguna. Bandar gede semuanya berasal dari luar kota sumenep.

“Ia juga menerangkan, Kabupaten Sumenep merupakan wilayah kepulauan, yang rentan untuk di jadikan jalur masuk peredaran narkoba. Namun pihaknya sudah mengantisipasi masalah tersebut dengan melakukan pengawasan, penyelidikan pada titik lokasi jalur kapal yang rawan dijadikan jalur keluar masuk narkoba, ” jelasnya Sutrisno. Sabtu 28/7/2018.

Sutrisno membenarkan adanya peningkatan kasus narkoba untuk tahun 2018. “Dari data hasil pengungkapan kasus, untuk tahun 2017 tercatat ada 56 kasus, dan untuk 2018, terhitung dari bulan Januari sampai bulan Juni ada 47 kasus. Bisa dikatakan akan terjadi lebih dari 50%”,ujarnya.

Menanggapi hal tersebut,pihaknya akan lebih memaksimalkan kinerja para jajarannya. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dg Satreskoba wilayah laen maupun BNN guna saling bertukar informasi. Kasat juga menjelaskan,ada beberapa faktor yg jadi penyebab meningkatnya kasus narkoba, diantaranya adalah makin canggih nya tekhnologi, serta makin bertambah banyaknya jumlah angka penduduk.

“Oleh karena itu,peran serta segenap elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menanggulangi masalah narkoba”,terangnya.

Pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan para tokoh agama,agar nantinya ditindaklanjuti dengan penyuluhan atau bimbingan pada masyarakat. “Agar mendapat hasil maksimal, kita akan gencar lakukan sosialisasi, bahkan rehabilitasi bagi pengguna”, tambahnya. ( And/Apo ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here