Pemkab Tasik Secara Resmi Buka Seluruh Kegiatan Masjid

0
265

Tasikmalaya, Bongkar86.com – Adanya wabah Covid-19 saat ini di Indonesia pemerintah menghimbau setelah beberapa bulan menghimbau agar kegiatan ibadah tidak dilakukan lagi di mesjid. Rabu 03/6/2020.

Sekretaris Daerah Sekda (SEKDA) Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Mohamad Ze, secara simbolis membuka kegiatan keagamaan di Masjid Baiturahman Singaparna, menandakan dibukanya kegiatan ibadah dan kegiatan agama lainnya di mesjid-mesjid di seluruh Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam sambutannya, Zen menyampaikan, meskipun mulai melakukan penerapan New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), namun pembatasan serta protokol kesehtan Covid-19 masih tetap dilakukan. Menurutnya, pemerintah tidak ingin penerapan New Normal berarti masyarakat bebas beraktivitas dan lepas kendali.

Dalam kesempatan tersebut, Zen juga memberikan bantuan dari pemkab kepada Masjid Besar Kabupaten Tasikmalaya dan 39 Masjid Besar di tiap-tiap kecamatan, seperti masker, pembersih lantai, dan alat kebersihan lainnya.

“Dibukanya kembali kegiatan ibadah dan kegiatan lainnya tetap dengan melaksanakan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, jaga jarak, memakai hand sanitizer dan penyemprotan disinfektan disekitar lingkungan masjid“, jelasnya.

Dikatakan Zen, sesuai imbauan bupati Tasikmalaya, agar masyarakat tetap menjaga jarak minimal dua meter, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, membawa alas sujud (sajadah) masing-masing, menggunakan masker, tidak melakukan kontak fisik atau bersalaman.

Sementara Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kabupaten Tasikmalaya, KH. Dede Saeful Anwar yang turut hadir dalam acara tersebut, menambahkan, ada sekitar 5.847 masjid yang dibuka secara resmi dibuka untuk digunakan jadi tempat ibdah dan kegiatan agama lainnya, termasuk 39 masjid besar di tiap-tiap kecamatan, 1.721 masjid di desa dan 172 musala atau langgar ibadah di tempat publik.

“Seiring dengan penerapan PSBB yang mengarah kepada AKB, kami akan buka masjid secara penuh hari ini dan akan dipakai kegiatan keagamaan secara penuh”, ungkapnya. (An/Icah/Rest)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here