Pemkab Sumenep Serahkan Bantuan Hibah dan Mengajak Masyarakat Menangkal Paham Radikalisme

0
150
Foto: Kanan Bupati Sumenep, A. Busyro Karim

Sumenep, Bongkar86. Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura Jawa Timur, menyerahkan Bantuan Hibah Keuangan untuk 105 lembaga yang terdiri dari Pondok Pesantren, Masjid dan Mushalla 2019, di Aula Dinas Sosial, Jum’at (04/10/2019).

Sebenarnya bantuan hibah keuangan ini untuk 127 lembaga. Namun karena terkendala administrasi penyalurannya dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama untuk 105 lembaga dengan rincian 6 Pondok Pesantren, 36 Masjid dan 63 Mushalla. Sedagkan tahap kedua kepada 1 Pondok Pesantren, 10 Masjid dan 11 Mushalla. Sedangkan sumber dana tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019.

Penyerahan bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sumenep A. Busyro Karim kepada lembaga penerima dan juga dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren, Masjid dan Mushalla.

Bupati Sumenep, A. Busyro Karim dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan adanya bantuan hibah keuangan ini demi kemakmuran mesjid, pesantren, dan musholla yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Selain itu, Busyro Karim berpesan, agar menjaga keutuhan umat muslim agar paham radikalisme di seluruh pelosok Desa,”

Menurutnya, Pengurus pondok pesantren, masjid dan mushalla harus juga ikut aktif mengantisipasi gerakan paham radikalisme di Kabupaten Sumenep. Pasalnya, berdasarkan data penelitian sebuah lembaga menyebutkan 41 masjid di lingkungan pemerintah dan BUMN terpapar paham radikalisme.

“Bahkan saat ini, paham radikalisme sudah masuk ke masjid dan mushalla,” tegasnya.

Busyro Karim berharap semua elemen dan pengurus masjid dan mushalla sayogianya memberantas paham tersebut jangan sampai mengakar di rumah ibadah.

“Sebab, masyarakat di era teknologi dan informasi sangat mudah mengakses paham radikalisme, bahkan belajar agama melalui teknologi dan informasi dengan mencarinya di Google,” pungkasnya. (naf/rest/apo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here