Nelayan Asal Pamekasan Ditangkap Polairud Polres Sumenep ‎Kedapatan Bawa Bahan Peledak

0
1085

Bongkar86.com  – Seorang nelayan bernama Martudah (58) warga Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, diamankan oleh Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, lantaran membawa bahan peledak saat melaut di perairan setempat.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukit mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berawal saat kapal patroli (KP) Belibis 5007 melaksanakan patrol di perairan selat Madura pada posisi 07° 17′ 472” S – 113° 44′ 293” T.

Pada waktu itu, petugas mengamankan bagan apung yang ditarik dengan menggunakan perahu tanpa identitas. “Perahu yang ditumpangi Martudah diduga menggunakan bahan peledak (Handak) saat menangkap ikan,” terang AKP Abd Mukid, Selasa (9/1/2018).

Menurutnya, penangkapan itu dilakukan pada hari Senin (8/1/2018), sekitar pukul 06.00 Wib. Waktu itu petugas menemukan sejumlah barang bukti (BB) berupa 1/4 kilogram (kg) potasium yangg sudah dicampur, 1 kantong plastik kecil  bubuk mesiu (TNT).

Selain itu, petugas juga mengamankan 13 sumbu yang diantaranya 4 sumbu siap pakai, 10 botol kratindeng dan sejenisnya, 2 potong pipa kecil, 1  set trafo dan kabel colokan listrik, 1 buah mesin genset, perahu tanpa nama, 3 gulung kabel kecil, 1 buah lampu bagan, dan solar 2 botol kecil.

Dari hasil penyitaan itu, pelaku beserta sejumlah saksi dibawa menuju Kantor Sat Polairud Polres Sumenep untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan dan gelar perkara, pelaku terbukti menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya, menyimpan dan akan mempergunakan bahan peledak.

“Saat ini tersangka beserta barang bukti (BB) telah diamankan di Satpolairud Polres Sumenep (Kalianget) untuk dilakukan penyidikan dan penyeldikan lebih lanjut,” tandasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang bahan peledak. (Apo) ‎

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here