Mensos Bawa Pesan Presiden Jokowi untuk Penerima Bantuan PKH di Sumenep

0
376

Sumenep, Bongkar86.Com – Menteri Sosial Repulik Indonesia Idrus Marham menyampaikan pesan dari Presiden RI Jokowi Dodo untuk menyisir wilayah Jawa Timur termasuk diKabupaten Sumenep demi memastikan bantuan sosial sudah diterima oleh rakyat.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Sosial (Mensos) pada Peluncuran penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bansos Pangam Rastra Kabupataen Sumenep, Madura, Jawa Timur, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu (4/3/2018).

Menurut Idrus, arahan Presiden untuk seluruh pejabat di Indonesia tidak henti-hentinya melayani kepentingan rakyat.

Menurutnya, presiden berpesan agar Mensos menyampaikan kepada rakyat bahwa Presiden memberikan arahan kepada seluruh pejabat di Republik Indonesia ini, kalau kita ngurusi rakyat tidak ada alasan hari libur.

“Kemarin pada waktu sidang kabinet, Pak Presiden tanya saya, pak mensos ini dengar-dengar informasi di Jawa Timur ada yang belum disalurkan Bansosnya?,” papar Idrus.

Dihadapan 550 penerima bansos di Kabupaten Sumenep. Mensos bmengaakan jika Presiden meminta agar program prioritas nasional, khususnya yang berada di bawah tugas dan tanggung jawab Kementerian Sosial dikawal dengan serius dan sungguh-sungguh.

“Lima tugas yang diberikan beliau. Pertama, memastikan semua rakyat yang berhak mendapat bansos harus sampai di tangan penerima dan sesuai dengan ketentuan yang ada,” ungkapnya.

“Bansos PKH besarnya Rp 1.890.000 per KPM per tahun dicairkan 4 kali dalam setahun maka kenyataan di lapangan juga harus sesuai dengan pedoman itu, atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Beras Sejahtera atau Rastra sebesar 10 kg perbulan harus diberikan sejumlah itu tanpa ada potongan,” terang Mensos.

Ketiga, Bapak Presiden memberi instruksi untuk cek dan ricek lagi di lapangan agar uang bansos digunakan sesuai dengan ketentuan, mengawal dan memastikan bahwa dana PKH dibelanjakan kebutuhan pendidikan (beli buku, tas, sepatu, dll.) dan beli makanan bergizi.

Sedangkan Arahan Presiden yang keempat, Presiden memberi instruksi untuk cek dan ricek lagi di lapangan agar uang bansos digunakan sesuai dengan ketentuan. Bila di lapangan ditemukan ada di antara ibu-ibu tidak sesuai ketentuan, maka bansosnya akan dicabut.

Kelima, pesan Presiden, memastikan seluruh anak KPM yang berprestasi mendapatkan bantuan beasiswa dan bantuan sosial lainnya. Presiden ingin agar anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus sehat dan cerdas agar kelak mampu melahirkan inovasi-inovasi dan karya yang bermanfaat bagi negeri.(Eno/Apo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here