Limbah APD Bekas Covid-19, RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep Dimusnahkan di Mojokerto

0
348
Foto : kanan Direktur RSUD dr.H.Moh Anwar Sumenep dr Erliyati

Sumenep, Bongkar86.com – Terkait pembuangan limbah Alat Pelindung Diri (APD), pihak RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, langsung menggunakan petugas penaganan Covid-19, Senin 18/05/2020.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr Erliyati bahwa APD di kirim langsung ke Perusahaan Pengolahan Limbah di Mojokerto menggunakan Mobil Box untuk memastikan agar APD tidak ada yang jatuh selama perjalanan.

“Tetapi sebelumnya, kata Erliyati setelah di pakai APD tersebut tidak langsung di kirim ke Mojokerto melainkan di buang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang terletak di area RSUD Moh Anwar Sumenep.

Menurut Erliyati, APD yang sudah digunakan oleh petugas Covid-19 bukan di antarkan oleh pihak RSUD tetapi di angkut oleh petugas perusahaan limbah sesuai dengan jadwal yang sudah di tentukan. Tuturnya.

“Lanjut Erliyati, sedangkan APD yang dikirim ke Mojokerto tersebut akan di lakukan pembakaran dengan tujuan agar membunuh virus yang melekat di dalamnya.

Namun selain itu, Erliyati menjelaskan bahwa adanya tempat sementara untuk pembuangan APD bukan di sediakan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Akan tetapi hasil kerja sama pihak RSUD dengan Perusahaan Pengolah Limbah.

“Sedangkan dari DLH sendiri hanya menyediakan tempat pembuangan sampah Domestik atau non medis, yaitu sampah yang tidak berkaitan sama sekali dengan kesehatan atau alat rumah sakit seperti APD dan sebagainya. Ujar Erliyati

Erliyati menjelaskan sebenarnya sampah medis yaitu ada dua jenis, yang pertama adalah sampah APD yang di pakai petugas Covid-19, yang kedua yaitu sampah umum seperti masker, sarung tangan dan sebagainya, keduanya itu di kemas secara berbeda.

“Namun meski di bedakan, sampah tersebut tetap di kirim ke Mojokerto guna mengantisipasi hal yang tidak di inginkan. Tegas Erliyati.(Mukit/Icha/Apo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here