Kepala Cabang Disdik Sumenep Drs. H. Sugiono Eksantoso, MM Support Kegiatan Panggung Kreasi Anak Negeri Ngopi dan Akustikan di Taman Adipura

0
904
Foto : Di halaman potre koneng (Taman Adipura) Desa Pajagalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep

Sumenep, Bongkar86. Com – Kegiatan yang bertajuk Panggung Kreasi Anak Negeri Ngopi dan Akustikan yang di selenggarakan oleh Pemuda Sumenep dengan merangkul para Siswa – Siswi SMA dan SMK yang bertempat di halaman potre koneng (Taman Adipura) Desa Pajagalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, mendapatkan support dari Kepala Cabang Disdik Sumenep, Madura Jawa Timur, Drs. H. Sugiono Eksantoso, MM.

Drs. H. Sugiono Eksantoso, MM, Kepala Cabang Disdik Sumenep mengatakan sejak berlakunya UU No 23 2014 tentang pelimpahan kewenangan kepada provinsi maka SMA atau SMK tidak lagi dikelola oleh Pemkab, akan tetapi dikelola oleh provinsi.

“Tetapi yang pindah ke provinsi secara organisatoris, namun siswa – siswi yang ada di kabupaten Sumenep tetap membutuhkan keberpihakan antara provinsi dengan pemkab” terang Sugiono saat ditemui di lokasi. Sabtu, 2/3/2019 malam.

Kami mencoba membuka komunikasi yang selama ini tertutup antara pemkab dengan provinsi. “Sehingga kemudian ketika kami mencoba membuka itu nampaknya pemkab selama ini bapak wakil bupati sumenep, Achmad Fauzi membuka peluang untuk anak – anak itu”, pungkasnya.

Maka dengan ini ungkap Sugiono, pihaknya pun menyambutnya dengan senang, karena anak SMA dan SMK di Sumenep ini memiliki potensi yang luar biasa baik di daratan maupun di kepulauan.

“Potensi ini akan menjadi hambar manakala tidak di apresiasi dan di wadahi”, jelasnya.

Sedangkan di Sumenep sendiri sudah ada wadahya, dengan kita komitmen dengan pemkab untuk memberikan dorongan dan mensuport semua potensi seni, budaya anak – anak tersebut.

“Dengan cara itu potensi yang di miliki akan kelihatan, ini kedepan tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah tapi kabupaten secara keseluruhan”, tambahnya pula.

Sementara selama ini anak – anak cuma mengikuti ekstra di sekolah, tapi mereka tidak pernah tampil di khalak seperti ini. “Saya yakin ketika anak – anak di beri ruang yang cukup tidak akan salah jalan”, ungkapnya.

Karena sebenarnya untuk di Sumenep sendiri banyak budaya yang perlu untuk di dorong. Dengan itu anak – anak tersebut tidak hanya pintar di akademik tapi di non akademik dia juga menguasai, apa gunanya pintar tapi tidak bisa bersosialisasi. Sehingga pihaknya akan terus berpartisipasi di event ini.

“Semoga anak – anak itu kedepan tidak demam panggung lagi dan harus punya keberanian”, paparnya.

Ketika ditanya terkait tujuan dalam acara tersebut pihaknya menjawab bahwa untuk memperkenalkan kepada masyarakat Sumenep bahwa SMA dan SMK ini anak Kabupaten Sumenep bukan anak provinsi sehingga wajar untuk di dorong dan di perkenalkan.

Sugiono Eksantoso berharap, agar anak – anak dimanfaatkan dengan baik untuk anak SMA dan SMK, kedepan perlu adanya lomba yang lebih besar lagi. “Pihaknya pun sudah melakukan koordinasi denga wakil bupati Sumenep, wakil bupati pun sanggup menfasilitasi ketika akan di adakan event”, jelasnya.

Sekedar diketahui acara Panggung Kreasi Anak Negeri Ngopi dan Akustikan itu di gelar setiap sabtu malam dan di mulai pada pukul 19:00 – 20:00 WIB.( Ilyas/Rest/Apo ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here