Kejari Sumenep Periksa Tiga Orang Saksi Perkara Dugaan Mark Up Dana Desa Grujugan

0
846

Bongkar86 – Perkara dugaan mark up Dana Desa (DD) di Desa Grujugan, Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kejaksaan Negeri setempat memanggil tiga orang calon saksi warga Grujugan untuk dimintai keterangan, Senin (23/10/2017).

Dari pantaun media ini dilapangan ada tiga orang saksi dari pihak pelapor yang dipanggil. Ketiga saksi tersebut sampai di Kejari sekitar pukul 08.30 Wib, dengan didampingi langsung oleh pelapor dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LPH RI, Moh. Anwar, SH.

Ketiga orang saksi tersebut diperiksa diruang Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sumenep sekitar 5 Jam diruang tim penyidik untuk memberikan keterangan terkait dugaan mark up penggunaan Dana Desa yang dilaporkan oleh LSM LPH RI pada tanggal 1 Agustus 2017 lalu.

Dari penuturan Ketua LSM LPH RI Sumenep, Moh. Anwar, pemanggilan ketiga saksi tersebut merupakan babak baru untuk mengungkap perkara dugaan mark up Dana Desa (DD) di Desa Grujugan. Menurutnya, kasus tersebut mulai terkuak sejak Agustus lalu pada saat dirinya menerima laporan dari masyarakat setempat.

Menurutnya berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh LPH RI, ia menemukan pembangunan masjid, mushala, dan wakaf di desa tersebut diduga tidak transparan. Dugaan itu mulai menguat ketika hasil investigasi menunjukkan pembangunan berupa rawat beton yang bersumber dari DD tahun anggaran 2016 itu dinilai tanpa persetujuan dan musyawarah dari pihak takmir masjid Taufiqul Akbar dan pengasuh mushalla di Dusun Karang Mimba, Desa Grujugan.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Sumenep, Rahadian Wisnu Wardana membenarkan jika ada pemanggilan tiga orang calon saksi dari pelaporan mark up dana desa (DD) di Desa Grujugan, Kecamatan Gapura yang dilaporkan beberapa bulan yang lalu.

Menurut Wisnu, pemanggilan terhadap tiga orang tersebut terkait perkara DD dan ADD Desa Grujugan. Dari pemanggilan tiga orang saksi itu tim penyidik melakukan pemeriksaan selama lima jam dirungan Kasi Intelejen.

“Iya benar, kami melakukan pemanggilan terhadap tiga orang calon saksi perkara dugaan mark up DD dan ADD Desa Grujugan. Dan tim penyidik telah melakukan pemeriksaan selama lima jam untuk mengumpulkan data-data baru,” terangnya singkat. (Apo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here