Harga Garam Anjlok, Nasib Petani Garam Pamekasan Terkatung – Katung

0
72

Pamekasan, Bongkar86. Com – Anjloknya harga garam membuat nasib para petani garam lokal di Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur, terkatung-katung.

Salah satu petani garam di Dusun Trokem, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Suwito, mengaku, anjloknya harga garam hingga 300 Rupiah/Kg membuat kalangan petani menjerit. Pasalnya, harga seperti itu justru tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

“Bahkan, harga garam saat ini justru hanya Rp,250 hingga Rp,300 rupiah,” jelasnya Suwito. Jumat 19/7/2019

Menurut Suwito, harga garam tahun ini jelas sudah tidak berpihak kepada perekonomian rakyat kecil, ” terangnya

Sehingga harga tersebut dengan harga tahun lalu yang berada di kisaran Rp,2000/Kg Garam untuk jenias K1, ” ucapnya Suwito

“Harusnya pemerintah bisa mengerti dengan kondisi kami,” tegasnya Suwito.

Suwito menuding, harga garam sering menjadi permainan para kalangan atas. Pasalnya saat ini serapan garam di kalangan petani juga rendah. Bukan hanya murah, mau menjual saja kami susah.

Suwito berharap, agar Dirut PT Garam bisa segera dicopot dari jabatannya, lantaran seluruh aturan serta patokan harga garam saat ini berada di titik terendah. Harga tersebut justru jauh dari patokan harga sebesar 900 rupiah /Kg. Paparnya

“Kalau bisa pak presiden harus pecat memecat Dirut PT Garam yang tidak pro rakyat,”pintahnya.(din/rest/apo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here