Gelar Reakreditasi, Puskesmas Guluk-Guluk Sumenep Tunjukkan Beragam Inovasi Layanan Kesehatan

0
387
Foto: Puskesmas Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep tunjukkan simulasi pemadaman api dengan tabung pemadam di area puskesmas acara reakreditasi

Sumenep, Bongkar86. Com – Proses Reakreditasi pada dasarnya bertujuan untuk peningkatan multi pelayanan kesehatan bukan hanya untuk peningkatan sebuah status dalam suatu lembaga.

Apalah arti sebuah status jika pelayanannya tidak cukup maksimal terhadap masyarakat. Oleh karena itulah, dalam mewujudkan pelayanan maksimal terhadap masyarakat Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, melakukan Proses Reakreditasi, Jumat, (06/09/2019).

Baharudin mutheri, S.Kep, NS, Kepala Puskesmas Guluk-Guluk, menyampaikan selama ini tidak hanya karena adanya kegiatan reakreditasi, pelayanan di Puskesmas Guluk-Guluk selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

Bahkan, dalam memberikan pelayanan maksimal menurutnya Puskesmas Guluk-Guluk sudah memiliki beragam inovasi layanan kesehatan khusus kepada Masyarakat.

Salah satunya, adanya program “Simantap Puas” dimana dalam hal ini merupakan sebuah sistem pengukuran kepuasan pelanggan.

“Bagi masyarakat yang datang berobat ke Puskesmas ini, nanti akan didatangi oleh Tim Khusus untuk mengajukan sejumlah pertanyaan seputar pelayan disini, sehingga nantinya apabila ada sesuatu yang kurang dalam pelayanan kesehatan dapat segera dibenahi oleh kami,” jelasnya, Jumat 06/09/2019.

Selain itu, ada lagi sebuah Inovasi Kesehatan Gigi Masyarakat, Inovasi Dapur Kampung untuk program gizi masyarakat dan Inovasi Samper Bumerah untuk program kesehatan ibu dan anak (KIA).

“Ada juga Inovasi yang diberi nama Cakno Pasung yaitu untuk progran jiwa masyarakat,” imbunya.

Lanjut Bahar panggilan akrabnya, dari sekian banyak inovasi pihaknya mengaku sempat mendapat penghargaan dari provinsi yaitu inovasi “Simantap Puas” masuk nominasi 40 besar dari 800 sekian inovasi.

Bahar menambahkan, Reakreditasi itu sebenarnya cuma mengulangi dari akreditasi yang lama. “Kira-kira kalau sudah sistem di puskesmas sudah berjalan jadi persiapan-persiapannya tidak begitu, artinya sudah terbiasa seperti dalam keseharian dalam pelayanan. Jadi tidak perlu lembur,” tegasnya.

Dia berharap dalam proses reakreditasi ini yang pertama Untuk peningkatan mutu pelayanan, untuk yang lainnya itu urutan terakhir.

“Kalau untuk status akreditasi itu sendiri kami kira cuma hanya sebagai status dan pengakuan saja, tapi yang terpenting adalah mutu pelayanan bagaimana kita melayani masyarakat secara paripurna karena memang target kami di akreditasi ini paripurna,” pungkasnya.

Sementara proses reakreditasi dihadiri tim Surveyor pusat dan didampingi kepala dinas kesehatan Sumenep, Agus Molyono, beserta jajarannya dan tim pendamping dari Dinas Kesehatan Sumenep.(Naf/Rest/Yog).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here