Geger, Warga Pragaan Sumenep Temukan Bayi Berusia 30 Hari Mengambang di Bak Mandi

0
2326
Foto ilustrasi

Sumenep, Bongkar86. Com – Warga Dusun Batu Jaran Timur, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Digegerkan atas penemuan bayi yang masih berumur (30) hari, mengambang di bak mandi.

Bayi yang malang nasibnya tersebut, adalah anak ke empat ( Bungsu) dari Ach. Khotim ( 37 ), Juhairiyah ( 32 ), dari Dusun Batu Jaran Timur, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten dan kejadian itu tepatnya pada hari Jumat 11 Mei 2018, kemarin.

Salah satu tokoh pemuda Desa Pragaan Daya Misbahul Umam mengatakan bahwa kejadian tersebut berawal ketika pada hari jum’at 11/5 kemarin, orang tua bayi yang bernama Khotim dan Juhairiyah ingin mengadakan selamatan atas kelahirannya bayi pada hari itu juga, sekitar jam 11:00 ibu bayi tersebut masih menyusuinya, setelah di susui oleh ibunya sang bayi tertidur lelap. Lalu Khotim ( ibu bayi ) keluar untuk membantu orang-orang yang ada di luar untuk persiapan acara selamatan.

“Namun, selang beberapa jam Khotim (ibu bayi )masuk kembali untuk melihat bayinya, tiba-tiba sang bayi hilang dari tempat tidurnya. Akhirnya suasana dirumah Khotim ramai dan panik atas hilangnya sang bayi, “jelasnya Misbahul. Jumat 18/5/2018.

Dalam pencarian yang di lakukan oleh warga, akhirnya membuahkan hasil, si bayi ditemukan dalam sebuah kamar mandi dengan posisi mengambang di air dan sudah tak bernyawa( meninggal dunia ), ” terangnya.

“Dengan kejadian yang menimpa keluarga Khotim tersebut, Misbahul Umam atas nama tokoh masyarakat Desa Pragaan Daya¬†meminta supaya dari pihak kepolisian ( Polsek Prenduan ) mampu mengklarifikasi problematika tersebut dengan serius. Karena sampai Rabu 18 Mei 2018 ini, sudah 8 Hari dari kejadian. Pihak kepolisian masih belum juga melakukan tindakan yang jelas atas problem ini, ” ucapnya.

Bahkan Saya melihat problem ini dari segi perspektif banyak kejanggalan di dalamnya, masak iya bayi yang masih berumur 30 hari bisa tercebur dalam bak mandi di kamar mandi ” ini kan hal yang lucu dan konyol. Dan saya lihat keluarga korban menganggap ini adalah musibah. Sekarang yang menjadi pertanyaan besar saya dan para masyarakat umumnya adalah apakah iya bayi yang seumurannya bisa jalan dan naik ke bak mandi tersebut, ” tegas Misbahul.

“Sementara Polsek Prenduan AKP Nur Amin saat dikonfermasi via telpon pribadinya terkait peristiwa yang menimpah keluarga Khotim masih belum juga diangkat padahal nada dering masuk ke ponselnya sampai berita ini dinaikan.( Uni/ Apo ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here