Fungsi LSM Dipertanyakan, di Hari Anti Korupsi Se Dunnia Oleh Wabup Sumenep

0
408

Sumenep, Bongkar 86.ComĀ – Fungsi LSM di pertanyakan saat membuka acara peringatan hari anti Krupsi se dunia, yang di gelar gabungan Lima LSM (LIPK, LAKI, GASAK, GARIS dan Formatif). Selasa (11/12/2018).

Achmad Fauzi sebagai wakil Bupati Sumenep menegaskan, bahwa korupsi terjadi karena adanya peluang, adanya ruang dimana pelaku bisa melakukannya, ungkapnya.

Dalam acara tersebut di hadiri oleh Achmad Fauzi sebagai Wakil Bupati Sumenep, turut hadir juga Bambang Panca Wahyudi Hariadi Kejari Sumenep, perwakilan Polres Sumenep, SKPD di Lingkungan Pemkab Sumenep beserta sejumlah undangan lainnya.

Lanjut Problematika korupsi di Indonesia spesifik di Kabupaten Sumenep sendiri, adakalanya menjadi perhatian bersama dalam pengawasan serta penangannya terlebih oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Sehingga persoalan korupsi tersebut bisa di pangkas, tuturnya.

Menurut Achmad Fauzi sebagai pimpinan tertinggi no 2 di Sumenep juga memaparkan pentingnya dalam menyikapi persoalan korupsi, dengan itu menghimbau kepada semua LSM di Sumenep untuk menjaga reputasinya dengan benar – benar mengawasi bukan mala melakukan intimidasi, tuturnya.

Korupsi juga merupakan musuh bersama dan tentu harus di basmi secara bersama-sama, tegasnya.

Fauzi mengatakan, bahwa tahun demi tahun LSM di Kabupaten Sumenep semakin bertambah banyak, dengan itu ia meminta agar menjadikan solusi positif terhadap kabupaten Sumenep. (/Ily/Rest)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here