Enam Pelaku Pembunuh Kakek Diduga Tukang Santet Diciduk Satreskrim Polres Sumenep

0
385

Sumenep, Bongkar86 Com – Suadin kakek berusia (80) asal Desa Kolo – Kolo, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, mengakhiri hidupnya setelah dianiaya oleh enam orang dengan cara dibacok.

AKBP Muslimin, S.IK , Kapolres Sumenep dalam konferensi persnya yang di gelar senin 4/3 menyatakan Suadin kakek yang berusia (80) itu mengakhiri hidupnya setelah dianiaya oleh 6 orang dengan cara dibacok karena di duga memiliki ilmu hitam alias santet.

“Insiden pembunuhan di Kecamatan Arjasa dengan motif, korban (Suadin) diduga memiliki ilmu hitam alias santet,” ujar Muslimin dalam keterangan pers releasenya. Senin 4/3/2019.

Bahkan pihaknya mengatakan dari keenam pelaku pembunuhan Suadin kakek yang berusia 80 itu sudah kami tangkap dan diamankan.

“Para pelaku sudah kita tangkap dan diamankan, satu pelaku ditangkap di kabupaten Bangkalan, Madura Jawa Timur yang hendak melarikan diri ke luar negeri yaitu ke Malaysia, selebihnya pelaku yang lain ditangkap di Kecamatan Arjasa tempat tinggal tinggal korban sendiri”, imbuhnya.

Sementara ditempat yang sama Kasatreskrim Polres Sumenep, AKP. Tego S. Marwoto mengatakan terjadinya pembunuhan tersebut karena dari salah satu pelaku ada dari anggota keluarganya yang meninggal dunia karena di santet oleh korban (Suadin).

“Karena ada dari salah satu anggota pelaku yang meninggal dengan di santet oleh korban maka pelaku menaruh dendam sampai terjadi pembunuhan itu”, jelasnya.

Untuk para pelaku yang ditangkap tersebut, kata tego berinisial IM, SAN, SAH, dan BUH, SH dan NUR .

“Akibat perbuatannya para pelaku dijerat dengan Pasal 308 juncto Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup”, terangnya.

Untuk diketahui insiden pembunuhan yang di alami Suadin kakek berusia 80 tahun itu terjadi pada Rabu 6/2/2018 lalu sekitar pukul 23.45 WIB malam.(Ily/Im/Apo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here