Disdukcapil Sumenep Sosialisasikan Perubahan Sistem Aplikasi Dari Versi 6 Ke Versi 7 Dalam Pembuatan Kartu Keluarga

0
481

Sumenep, Bongkar86. Com – Menanggapi adanya perubahan sistem aplikasi Dispendukcapil pusat dari versi 6 ke versi 7, bulan lalu. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dispendukcapil ) Sumenep, Madura Jawa Timur, Langsung ┬álakukan sosialisasi melalui jajarannya di kecamatan-kecamatan seluruh Kab. Sumenep. Hal tersebut dirasa penting karena sangat berpengaruh pada isi data yang memakai aplikasi sebelumnya.

Drs. Miftahol Arifin Kepala Bidang Pelayanan Dispendukcapil Sumenep menjelaskan, dalam aplikasi versi 7, ada banyak penambahan informasi di formulir pembuatan kartu keluarga (KK), salah satunya pada status perkawinan. Bagi pendaftar yg tidak melampirkan surat nikah saat di register oleh capil, maka imput database yang akan tampil menjadi kawin belum tercatat, dan begitu sebaliknya.

“Jadi bagi masyarakat yang akan mencetak KK, sebaiknya turut melampirkan surat nikah agar sesuai dengan persyaratan aplikasi versi 7,” ujarnya. Kamis 20/9/2018.

Bukan itu saja, hal tersebut sangat berpengaruh pada pembuatan akte kelahiran, jika di database tidak teregister,maka di ake kelahiran anak akan ada kalimat tambahan bahwa proses perkawinan masih belum sesuai dengan perundang-undangan negara. Dankemungkinannya pernikahan mereka dilakukan secara kawin siri.

Dalam versi 7, untuk imput data bisa dikatakan lebih kompleks, dari kesehatan badan sampai golongan darah pun dicantumkan. Sekalipun tidak jadi keharusan, namun hal tersebut dirasa penting saat terjadi keadaan darurat, dimisalkan saat lagi terjadi hal darurat dan dibutuhkan darah, dengan penerapan aplikasi versi 7, pencarian golongan darah di masyarakat akan lebih mudah dan cukup dideteksi hanya dengan melihat Kartu Keluarga ( KK ).

Miftah menghimbau, bagi masyarakat yang hendak melakukan penerbitan surat-surat di Dispendukcapil, hendaknya benar melengkapi persyaratan dari tim verifikator, yang meliputi surat nikah, keterangan kesehatan serta golongan darah, agar data tersebut bisa cepat di imput ke database pusat. “Hal itu dilakukan semata-mata untuk memudahkan dan menyamankan masyarakat itu sendiri,” terangnya. ( And/ Apo ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here