Disdik Sumenep Gelar Bimbingan Teknis Pengimbasan Program PPK Terintegrasi SPAB Bagi Kasek dan Pengawas

0
141

Sumenep, Bongkar86. Com – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep terus berupaya untuk memajukan dan mewujudkan kualitas mutu pendidikan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Sedangkan kali ini Disdik Sumenep menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) pengimbasan terkait Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang terintegrasi dengan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Selasa, (27/08/2019).

Kegiatan itu direncankan berlangsung selama empat hari (Selasa-Jum’at) dan diikuti oleh Kepala Sekolah tingkat SMP dan Pengawas se Kabupaten Sumenep.

Menurut Bambang Irianto, kegiatan tersebut dalam rangka untuk peningkatkan kualitas guru di sejumlah sekolah di Sumenep yang sudah dilakukan penunjukan sebelumnya.

“Tiada lain tujuan dalam hal ini adalah satu bentuk wujud bagaimana menciptakan suasana mutu pendidikan bisa terlaksana dengan baik,” jelasnya.

Menurutnya, PPK terintegrasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) sebagai bahan kajian dalam Bimtek, merupakan tambahan dari tiga jenis PPK sebelumnya yang meliputi PPK berbasis kelas, PPK berbasis budaya sekolah, dan PPK berbasis masyarakat.

“Melalui Bimtek Pengintegrasian materi SPAB, diharapkan Kepala Sekolah sebagai peserta kegiatan ini bisa menyampaikan kembali dan mengimplementasikan PPK di masing-masing sekolah tempatnya bertugas,” imbuhnya.

Bimtek PPK terintegrasi SPAB bukan hanya tentang memahami teori saja, melainkan harus ada realisasi dalam kehidupan secara nyata. Baik oleh warga sekolah, pemerintah, maupun masyarakat.

“Semoga dengan selesainya program ini memberikan imbas kepada sekolah disekitarnya yang arahnya nanti pada mutu pendidikan di Sumenep semakin berkualitas,” harapnya.

Sedangkan dalam pelaksanaan Pemantauan dan Pembinaan ASN itu meliputi sejumlah materi diantaranya; PPK berbasis kepemimpinan, berbasis kelas, berbasis budaya, dan berbasis masyarakat.

“Dalam pelaksanaan itu, nanti juga akan dilakukan penilaian sejauh mana Kepala Sekolah memahami materi dan penerapan sekolah model/imbas di sekolahnya,” tutupnya.(kor/naf/rest).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here