Diduga Ilegal, Pengukuran Tanah Milik Sakiyah Warga Banjar Timur Oleh Oknum Petugas BPN Sumenep

0
1269

Sumenep, Bongkar86. Com – Di duga ilegal pengukuran yang dilakukan oleh oknum Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur. Di wilayah Banjar Timur Kecamatan Gapura meresahkan warga setempat.

Pasalnya pada hari libur tepatnya hari Minggu ( 15/4 ) di Dusun Ahatan Desa Banjar Timur Kecamatan Gapura tanah milik Sakiya ( almarhum ) tiba-tiba di datangi oleh oknum petugas BPN Sumenep untuk melakukan pengukuran terhadap tanah milik Sakiya.

Drs. Ec. Moh. Anwar, SH. LPH. RI mengatakan bahwa tanah milik atas nama Sakiyah di Desa Banjar Timur tersebut tiba-tiba di datangi orang yang mengaku petugas dari BPN Sumenep untuk melakukan pengukuran di tanah itu.

Menurut Anwar sebagai kuasa hukum dari saudara Samsu anak satu-satu dari Sakiyah, selama ini pihaknya tidak pernah mengajukan permohonan pengukuran ke pihak BPN Sumenep, ” jelasnya. Selasa 24/4/2018.

“Bahkan, Yang kami herankan dengan hal tersebut kenapa RZ yang mengaku petugas pengukuran dari BPN itu langsung mengukur lahan tersebut tanpa persetujuan dari pemilik lahan, dan itupun saat dilakukan pengukuran malah dilokasi itu juga ada Kepala desa Banjar Timur dan petugas dari Polsek Gapura, “terangnya.

Anwar menambahkan setelah kami klarifikasi ke kantor BPN dan di sana kami ditemui oleh Kepala Bagian Ukurnya beliau malah mengatakan kepada kami bahwa tidak ada perintah kepada petugasnya baik kepada RZ maupun kepada petugas yang lain untuk melakukan pengukuran di wilayah Desa Banjar Timur. Jadi kalau diluar tugas atau tidak ada perintah itu termasuk pengukuran ilegal, ” ucap Anwar.

“Apalagi pengakuan RZ kepada kami saat di kantor BPN, RZ tidak bawa berkas saat melakukan pengukuran hanya membawa alat ukur saja dan juga pihaknya hanya mengukur tidak ada hasilnya. Ini kan sangat tidak masuk akan mas, “keluhnya Anwar

Lanjut Anwar awalnya tanah milik Sakiyah dikuasi oleh tiga orang yaitu masing-masing saudara Asriyani, Susiyati dan Aida mereka ketiganya alamat yang sama yaitu Desa Banjar Timur, “tandasnya.

“Sedangkan tanah tersebut dalam kondisi bermasalah antar saudara Samsu dengan ketiga orang tersebut, “tagas Anwar

Seharusnya kan pihak BPN jangan sewenang-wenang melakukan pengukuran apalagi ini masih tanah bermasalah dan itupun dari pihak Samsu sampai sekarang tidak pernah merasa melakukan permohonan pengukuran, ini kan lucu mas, “paparnya.

“Kami sebagai kuasa hukum dari Samsu akan memproses oknum petugas BPN yang melakukan pengukuran ilegal karena tanpa ada perintah dari atasannya. Sebab ini meresahkan masyarakat.

Sementara Kasubsi Pengukuran di BPN Sumenep Puryanto saat dicoba dikonfermasi di kantornya tidak ada di tempat. (apo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here