Dampak Covid-19, Nasib Guru Honorer di Pamekasan Memprihatinkan

0
453

Pamekasan, Bongkar86.com – Jam kerja juga sama, sayang nasib berbeda. Hal tersebut digambarkan Ismail Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Madura Jawa Timur, saat menceritakan keluhan guru honorer di daerah setempat. Senin 04/5/2020

Menurut Ismail, kondisi para guru honorer non k-2 di Kabupaten Pamekasan sangat memprihatinkan. Pasalnya, dengan tunjangan yang di dapat dari sekolah, terkesan sangat terbatas.

“Bayangkan hanya dibayar ada yang 200, ada yang 300 setiap bulan. Sebagian ada juga yang sudah 2 bulan belum dibayar, kan kasihan,” ucapnya.

Sementara dampak Covid-19 para guru honorer tersebut harus membeli pulsa agar bisa melakukan pengajaran online terhadap muridnya.

“Kita kan denger sendiri tadi, setiap harinya harus mebuat laporan, harus ini, itu, beli pulsa dan segala macam, sementara honor yang dari sekolah belum,” lanjut anggota fraksi partai Demokrat tersebut.

Karena itu, Ismail menyarankan agar guru honorer tersebut perlu diperhatikan. Selama masa pandemi, Ia mengusulkan agar para guru tersebut bisa mendapatkan intensif dari Pemkab setempat.

“Kasian sekali kan mereka, mereka kerjanya sama, dari jam 7 sampe jam 1, tetap apa yang didapakan mereka tidak cukup untuk kebutuhan. Jangan kan keinginan, untuk kebutuhan saja tidak cukup,” tegas Ismail, di hadapan wartawan.

“Jadi, ini murni karena keprihatinan, sebab kalau ada apa-apa mereka pasti larinya ke saya,” ucapnya.(bay/sib/rest)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here