Camat Gapura Lupa Ingatan, Soal Pemilihan Ketua BPD Desa Gapura Barat Campur Tangan Perangkat Desa

0
288
Foto : tim 19 Sumenep saat diskusi bersama Camat Gapura di pendopo kecamatan Gapuran beberapa minggu lalu

Sumenep, Bongkar86.com – Terkait soal pemilihan ketua BPD Desa Gapura Barat ada campur tangan aparat desa, tim 19 Sumenep, Madura Jawa Timur, geruduk kantor Camat Gapura, Kecamatan Gapura. Selasa 16/06/2020

Kedatangan mereka tidak lain untuk mempertanyakan masalah pemilihan ketua BPD Desa Gapura Barat yang diduga ada campur tangan perangkat desa (Kades) dan mereka disambut langsung oleh Camat Gapura Abd Kahir yang didampingi Sekcam dan Kasi Pemerintahan di pendopo kecamatan.

Bahkan Camat Gapura sempat emosi setelah mendapat pertanyaan dari tim 19 dan pantauan media ini Camat Gapura Abd Kahir meminta Moh Anwar (Ketua BPD sementar) untuk datang dan temui saya, “pintanya dengan nada emosi

“Sampaikan ke Anwar sekarang juga datang dan temui saya di kantor ini, ” kata Camat Gapura Abd Kahir

Ditanya soal surat yang diluncurkan oleh Anwar ke Pak Camat, Kahir mengatak surat itu saya tolak. Padahal sebelumnya ke media Bongkar86.com mengatakan surat dari Anwar sudah diterima dan akan menyelusuri bahkan akan memanggil aparat Desa Gapura Barat untuk diklarifikasi.

“Bahkan Sekcam Gapura Abd Said mengatakan, pihaknya tidak tau soal laporan saudara Anwar ke pak camat terkait pemilihan ketua BPD tersebut. Sebab selama ini pak camat tidak menceritakan kepada kami soal masalah yang terjadi di Desa Gapura Barat.(fer/apo)

Seberita sebelumnya

“Soal Pemilihan Ketua BPD Desa Gapura Barat Campur Tangan Perangkat Desa, Camat Gapura Akan Lapor Ke Bupati”

Sumenep, Bongkar86.com – Soal pemilihan ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Gapura Barat, diduga ada campur tangan perangkat desa, Camat Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, angkat bicara. Minggu 17/5/2020

Camat Gapura Abdul Kahir, SE, M.Si menegaskan bahwa soal polemik pemilihan ketua BPD Desa Gapura Barat, kemarin pada hari Sabtu kami menerima surat dari LPH yaitu Pak Joko bersama Pak Usman masalah komposisi dari BPD.

“Setelah dibaca, semua isi dari surat tersebut sudah terkafer dalam surat yang di kirim kami (Camat) kepada Kades Gapura Barat sebelumnya.

Menurut Kahir, kenapa surat itu di kirim terhadap Kades? Karena waktu itu Kades menyerahkan rancangan RAPBDES, RKPDES, dan dokumen yang lain yang telah ditanda tangani oleh Ketua BPD Gapura Barat Ec. Moh. Anwar.

“Bahkan, soal pemilihan Ketua BPD Desa Gapura Barat ada campur perangkat desa, Kahir mengatakan, pihaknya kurang tau, sebab kami waktu itu tidak menghadiri acara terebut.

Kahir menegaskan untuk aparat desa yang ikut campur dalam pemilihan BPD tetap akan di lakukan klarifikasi terhadap laporan yang ada. Setelah itu, pihak kecamatan akan melaporkan kepada bapak Bupati.
“Karena, kata Kahir pihak Kecamatan tidak mempunyai wewenang atas tindakan tersebut. Semuanya adalah hak Bupati. (Apo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here