Bupati Sumenep A Busyro Karim Serahkan BLT di Kecamatan Rubaru dan Himbau Warga Pakai Masker

0
526
Foto : Camat Rubaru Arif Sutanto, Bupati Sumenep A. Busyro Karim, Kadis BPMD Moh. Ramli

Sumenep, Bongkar86.com – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A. Busyro Karim menghadiri kegiatan penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kecamatan Rubaru. Senin, 11/05/2020.

Kegiatan tersebut di gelar di balai Desa Matanair sekitar pukul 13.00 WIB. Bahkan beberapa petugas dari Polsek Rubaru, Satpol PP dan anggota Kodim 0827 juga hadir dalam kegiatan tersebut guna untuk menjaga keamanan dan ketertiban penyalurannya.

Menurut Camat Rubaru Arif Susanto penyaluran bantuan di desa Matanair yaitu ada dua, ada BLT DD dan BST Sosial yang di salurkan setiap tiga bulan sekali.

Sedangkan, kata Arif, untuk Kecamatan Rubaru sendiri, selain BLT DD dan BST Sosial saat ini juga sedang bersamaan adanya PKH sembako murni dan sembako perluasan.

Lanjut Arif, sebenar masih ada beberapa bantuan terhadap masyarakat Kecamatan Rubaruh yang belum di distribusikan, yaitu seperti Bansos provinsi dan bantuan yang lain, namun pihak kami masih menunggu pencairannya. Ujarnya

Arif menembahkan, sedangkan jumlah warga yang menerima BLT DD yaitu ada 3 orang, sedangkan warga yang menerima BST Sosial sekitar 103 orang. Selain itu, dari pengurus Korpri dan juga dari bagian Kesmas daerah Kabupaten Sumenep membagikan sembako kepada kaum duafa, anak yatim, dan juga guru ngaji.

Dalam Kegiatan ini, Bupati Sumenep A. Busyro Karim tidak lupa memberi himbauan kepada masyarakat dan juga petugas yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam himbauannya A. Busyro Karim mengatakan bahwa masyarakat harus menyadari akan pentingnya pencegahan penyebaran Covid-19, sebab dengan tersebarnya virus tersebut bukan hanya menjadi musibah bagi setiap orang, tapi juga bagi seluruh dunia.

Lanjut A. Busyro Karim menjelaskan, saat ini ada 214 negara yang terjangkit Covid-19. Bahkan salah satu dari negara tersebut belum ada yang menemukan obatnya. Maka dari itu, kita sebagai warga negara yang baik minimal harus menjadi obat dengan cara mengikuti prosedur Covid-19 yaitu selalu memakai masker, rutin mencuci tangan dan melakukan Phisycal Distancing.

Lanjut A. Busyro Karim menegaskan, tak hanya masyarakat yang di haruskan melakukan phisycal distancing, bahkan antar negara pun sedang melakukannya dengan cara menutup penerbangan di setiap bandara yang ada.

Bagi pemerintah Kabupaten Sumenep saat ini selain melayani masyarakat dengan baik juga harus menjaga masyarakat agar tetap sehat dan terhindar dari musibah Covid-19. Tuturnya.(Mukit/Icha/Apo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here