Bupati Busyro Lepas Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga Untuk Warga Kepulauan

0
812

Bongkar86.com – Selama ini warga Kabupaten Sumenep khususnya yang hidup di daerah kepulauan seringkali mengeluhkan layanan kesehatan. Kini keluhan tersebut mulai menemukan solusi pasti, pasalnya Dinas Kesehatan Sumenep dengan terobosannya telah menyediakan Rumah Sakit Terapung untuk melayani warga kepulauan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumenep Fatoni menjelaskan bahwasanya kehadiran Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga itu merupakan hasil kerjasama Dinkes dengan Yayasan Ksatria Medika Airlangga. Dengan tujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan khusus daerah terpencil atau kepulauan. Untuk sementara rumah sakit terapung tersebut akan melayani masyarakat di Pulau Sapeken dan Kangean.

“Ini merupakan bukti dari janji atau program Bapak Bupati terhadap pelayanan kesehatan di kepulauan,” terang Fatoni pada Pelepasan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga di Pelabuhan Kalianget, Senin (20/11/2017).

Detegaskan pula, bahwasanya Rumah Sakit Terapung tersebut merupakan bagian dari Rumah Sakit Dokter Soetomo Surabaya. Sehingga untuk pelayanan dan administrasinya juga termasuk dalam bagian kerjasama antara Dinas Kesehatan dengan Rumah Sakit Soetomo selama ini.

“Untuk pembiayaan, bagi warga kepulauan yang tidak terdaftar di BPJS akan dibiayai melalui Jamkesda Kabupaten Sumenep,” paparnya.

Sementara Direktur Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga Agus Harianto menyebutkan, jika sistem pelayanan yang diterapkan di Rumah Sakit tersebut adalah rujukan. Kehadiran rumah sakit terapung tidak serta merta masuk ke desa-desa di pulau, melainkan tetap mengacu pada peraturan yakni rujukan dari Puskesmas setempat.

“Tenaga medis ada dokter spesialis anestasi tiga orang, THT satu orang, objin mata empat orang dokter, dokter bedah dua orang, dan perawat sebanyak enam orang,” sebutnya usai pelepasan oleh Bupati Sumenep KH A Busyro Karim.

Bupati Sumenep KH A Busyro Karim mengaku sangat apresiatif dan menghargai yang setinggi-tingginya kepada pihak Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga. Sebab telah ikut berperan dan bekerjasama dengan Pemkab Sumenep dalam membantu pelayanan kesehatan masyarakat kepulauan Sumenep.

“Perlu diketahui, rumah sakit terapung ini sudah mengembara di berbagai kepulauan nusantara guna melayani kesehatan masyarakat kepulauan,” kata suami Nurfitriana.

Bupati Busyro Karim juga mengakui, kehadiran rumah sakit terapung sangat pas di Sumenep, karena sebagaimana diketahui Sumenep memiliki  126 pulau. Dan sebagai daerah kepulauan, maka faktor utama pelayanan kesehatan adalah masalah jarak ke daratan sumenep yang berjauhan.

“Misalnya dari kecamatan sapeken mencapai 123 mil dan dari kepulauan kangean mencapai 88 mil. Akibatnya banyak warga kepulauan Sumenep yang berobat secara tradisional dan ada pula yang berobat ke luar daerah Sumenep yang lebih dekat seperti ke Bali, Banyuwangi maupun Kalimantan,” tukasnya.

Dengan demikian, Bupati Busyro Karim berharap Rumah Sakit Terapung tersebut bisa bertahan lama bertugas mengelilingi pulau-pulaua. Sehingga masyarakat kepulauan bisa terbantu dan menikmati manfaat layanan kesehatan dari rumah sakit terapung.

“Semoga rumah sakit terapung ksatria airlangga ini bisa berlama-lama di Sumenep,” harapnya usai meninjau sejumlah peralatan medis didalam rumah sakit terapung. (Apo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here