Bekerja Memasang Kramik di Teras Rumah, Warga Ambunten Tersambar Petir

0
2511

Sumenep, Bongkar86.Com – Akibat disambar petir Didik (23) Warga Dusun Durbugan, Desa Ambunten Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tewas tergeletak diteras rumah.

Informasi yang dihimpun media ini dilapangan bahwa saudara Didik (korban) awalnya bekerja memasang keramik diteras rumah milik Halima warga Dusun Durbugan Desa Ambunten Barat Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep saat itu turun hujan yang disertai petir.

Salah satu warga setempat Hayyi (35) mengatakan sekitar pukul 09.30 wib, saudara didik lagi memasang keramik milik Halima dirumahnya dan saat itu dalam kondisi hujan.

“Dengan sekilas tiba-tiba ada bunyi petir yang sangat keras dan saat itu pulah dirumah Halima ada teriakan tolong tolong tolong sehingga warga sekitar mendatangi rumah Halima dan saudara Didik(korban) sudah tergeletak di teras dengan kondisi tidak bernyawa,” terangnya, Sabtu 3/3/2018.

Selanjutnya warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepihak Kepolisian setempat(Polsek) Ambunten kalau dirumah Halima ada orang disambar petir.
Sementara Kapolsek Ambunten AKP Junaidi saat dikonfermasi Via telpon pribadinya membenarkan kejadian tersebut.

“Ya mas benar dan saat ini kami beserta anggota masih melakukan olah TKP,” terangnya.

Menurut Junaidi mantan Kasat Sabhara Polres Sumenep menjelaskan bahwa korban(Didik) meninggalnya korban memang disambar petir tetapi korban tidak meninggal di TKP melainkan meninggal dalam perjalan ke Puskesmas.

Sedangkan awal kejadian tersebut bernula pada hari sabtu 03 Maret 2018, sekitar pukul 07.30 wib, korban Moh. Didik sedang bekerja memasang keramik dirumah Halima.

Lalu pada pukul 09.30 wib tiba-tiba turun hujan yang disertai petir. Kebutulan saat itu Moh. Didik, sedang memotong keramik dengan menggunakan grinda tiba-tiba petir menyambar yang diduga mengenai korban dan korban langsung tergeletak lemas.
Mengetahui hal itu, kakak korban yakni Sudik, warga Dusun Taroh, Desa Ambunten Barat yang juga sedang bekerja dirumah Halima, serta warga sekitar menolong korban, dan membawa korban ke Puskesmas Ambunten.

Namun sebelum korban sampai ke Puskesmas Ambunten, korban menghembuskan nafas terakhirnya.
Meski sudah meninggal, korban tetap dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan medis. Tapi sekira pukul 10.00 wib korban dibawa pulang oleh sanak keluarganya ke rumah duka, untuk dimakamkan.(Apo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here