APBD 2020 Defisit 511 Milyar, BKD Pamekasan Optimis Pemkab Mampu Realisasikan Programnya

0
998
Foto: Plt Kepala Badan Keuangan Daerah Pamekasan, Sahrul Munir

Pamekasan, Bongkar86. Com – Plt Kepala Badan Keuangan Daerah Pamekasan, Sahrul Munir membenarkan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur, mengalami defisit ABPD 2020 sebesar 511 Milyar. Senin (6/01/2020).

Namun, dirinya menegaskan bahwa tidak semua defisit itu mempunyai dampak buruk. Apalagi defisit APBD yang terjadi di Kabupaten Pamekasan masih jauh dari Peraturan Menteri Keuangan.

“Kalau misalkan defisit kita melebihi ketentuan perundangan, tentu laporan kita tidak diterima. Dalam undang-undang PMK yang diatur itu kalau untuk menutupinya dengan ngutang. Kalau kita kan tidak,” jelas Sahrul.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa untuk menanggulangi defisit ABPD tahun 2020 yang terjadi di Pamekasan bukan didapat dari hutang. Melainkan ditutupi dengan surplus APBD yang terjadi di tahun 2019.

“Untuk menutupi defisit itu, diambilkan dari tahun lalu, bukan dari hasil hutang. Kan sayang mas, tahun lalu ada anggaran lebih, dan itu sudah ada aturannya,” jelas sahrul kepada Bongkar 86.com.

Dengan demikian, ia menepis persepsi masyarakat yang menghawatirkan Pemerintah kabupaten Pamekasan tidak dapat merealisasikan program yang telah disusun.

“Kita tetap optimis, bahwa Pamekasan akan berupaya untuk merealisasikan program yang telah kita susun,” tandas Sahrul.(bay/din/apo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here