Angka Buta Aksara Di Bangkalan masih tinggi

0
521

Bangkalan, Bongkar86.Com – Pengentasan warga buta aksara memang terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura Jawa Timur, Meski mengaku terbatas anggaran, namun komitmen pemerintah untuk menghapus status warga yang tidak bisa baca tulis tetap diupayakan. Tidak bisa menafikan upaya tersebut. Terbukti, setiap tahun angka buta aksara mengalami penurunan.

Akan tetapi angka tersebut masih relatif tinggi, hal itu berdasarkan kajian yang dilakukan oleh LSM Dewan Pendidikan Rakyat (DPR) Bangkalan, bahwa anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah Bangkalan, cukup besar dan selalu ada setiap tahunnya.

“sebenarnya saya melihat tidak ada keseriusan yang sangat dari pemkab sendiri, bayangkan saja setiap tahun dianggarkan tapi hingga detik ini masih saja belum juga turun signifikan, ” Papar Moh Mansur selaku bidang advokasi. Jum’at, (08/03/2019).

Menanggapi stetmen tersebut Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan Jufri Kora menyampaikan, bahwa tahun 2017 jumlah buta aksara mencapai 74.967 orang, tahun 2018 berkurang menjadi 74.217 orang. Sedangkan tahun 2019 mengalami penurunan yang cukup signifikan yakni berjumlah 72.812 orang.

“Yang jelas upaya kami terus kami tingkatkan dan alhasil setiap tahun mengalami penurunan angka,”katanya, saat dihubungi via telepon.

Kendati begitu, lanjut Jufri, setiap tahun program pemberantasan tidak bisa menyentuh semua WB. Sebab anggaran yang diberikan terbatas. Tahun 2018 Disdik memperoleh anggaran sebesar 630 juta dari APBN. Anggaran tersebut hanya diperuntukan untuk beberapa kelompok. Sedangkan angka buta aksara di bangkalan masih berjumlah puluhan ribu. Kondisi tersebut, menurut Jufri akan membutuhkan waktu lama untuk dilakukan pengentasan.

“perlu terobosan baru. Kalau hanya mengikuti program yang dianggarkan pusat , tidak bisa menyentuh semua,”ungkapnya.

Apalagi, sambung dia, setiap tahun anggaran yang dikucurkan mengalami penyusutan. Hal itu dikhawatirkan tahun ini Bangkalan tidak memperoleh jatah anggaran lagi.

“Makanya nanti kami akam ikut rapat Kordinasi tanggal 12-15 maret. Semoga Bangkalan tetap dapat anggaran pengentasan,” pungkasnya. (Lis/Rest/Apo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here